Wisata Pangopango – Toraja

Wisata Pangopango – Toraja, adalah Wisata Baru di Tana Toraja , yang akan menjadikan Tator sebagai Destinasi Pariwisata Nasional .

Wisata alam atau tracking,  Menyusuri jalan setapak, memasuki hutan tropis. Ketika sampai di puncak bukit, Anda disambut udara sejuk dan panorama alam nan indah. Wisata seperti ini dapat Anda jumpai di Tana Toraja (Tator).

Pariwisata Tator kelak tak lagi didominasi seni, budaya, dan makam kuno. Berbagai terobosan telah dilakukan untuk membangkitkan kembali masa keemasan pariwisata Toraja, dari pembenahan infrastuktur objek wisata, hingga pembukaan kawasan wisata baru. Intinya, pariwisata Tator ke depan,berbasis lingkungan.

Inovasi pariwisata ini dikembangkan di kawasan Pangopango sebagai objek wisata alam dan agro. Pangopango terletak di perbatasan Kelurahan Sapan dan To’sapan, Kecamatan Makale Selatan atau sekitar 7 kilometer dari Makale, ibukota Kabupaten Tator. Pangopango merupakan kawasan hutan hujan tropis.

Kesejukan udara mulai terasa saat memasuki kawasan ini.Di kiri kanan jalan tumbuh berbagai jenis tanaman hutan. Sepanjang perjalanan, pengunjung bisa melihat panorama alam nan indah dengan latar pengunungan kebiruan diselimuti kabut. Di atas puncak Pangopango, berketinggian sekitar 1.100 meter dari permukaan laut (Dpl), pengunjung bisa melihat panorama alam. Jika cuaca cerah, wajah seluruh kota Makale dan Rantepao ibukota Toraja Utara (Torut) terlihat jelas dari puncak Pangopango.

Untuk mengembangkan potensi wisata Pangopango, Pemkab Tana Toraja terus berbenah. Saat ini, tengah dibangun jalan menuju kawasan itu. “Tana Toraja, terutama Pangopango memiliki panorama alam luar biasanya indahnya,” Rencananya, akan menjadikan Pangopango sebagai kawasan agro wisata markisa, tamarillo, dan wortel.

Wisatawan bisa langsung menikmati hasil perkebunan itu. Kawasan Pangopango akan resmi dibuka untuk umum pada April 2012. Pangopango akan menjadi objek wisata andalan Tana Toraja dan siap mendunia. Toraja adalah wisata kedua di Indonesia. akan menyiapkan bandara untuk penerbangan Singapura-Toraja. Rencananya Bandara pariwisata bertaraf internasional di Buntu Kunyi, Kecamatan Mengkendek, Tator di atas lahan 225 hektare dengan panjang landasan 1.900 meter. dan ini merupakan salah-satu  Strategi Pengembangan dan Promosi Wisata Sulawesi Selatan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: